Dokumentasi & Info Pendakian Gunung Guntur Agustus 2017

Dokumentasi & Info Pendakian Gunung Guntur Agustus 2017

hiking
Menuju Gunung Guntur

Gunung Guntur

Menyusuri daerah wisata di Garut tidak akan lengkap jika belum mengunjungi pegunungannya. Kota Intan yang terkenal dengan keasrian alam dan udara sejuknya ini sering menjadi tujuan wisata bagi para backpacker dan pecinta alam. Apalagi pada saat liburan sekolah, alam pegunungan di Kota Garut tidak pernah sepi pengunjung. Terkenal dengan sebutan gunung api, gunung yang berketinggian 2.249 mdpl ini menjadi sebuah ikon selamat datang di Kota Garut karena memang wilayahnya terletak di dekat perbatasan, tepatnya di daerah Sukawangi Tarogong Kaler.

Peralatan & Bekal

Untuk pendakian menuju Gunung Guntur jangan lupa untuk dibekali dengan alat-alat camping, seperti tenda, nesting, kompor, matras, sleeping bag, flysheet, senter, power bank karena di puncak agak susah untuk mendapatkan colokan listrik. Persiapkan juga logistik seperti makanan ringan coklat batangan, kwaci, kacang2an, snack, madu, susu atau makanan ringan yang dapat menahan lapar untuk jangka waktu yang agak lama.

Akses Perjalanan

Masuk dari Citiis Sukawangi Kecamatan Tarogong Kaler yang terdapat galian pasir. Disana tersedia basecamp parkiran yang disediakan oleh masyarakat setempat secara sukarela. Dari titik parkiran, kami mulai pendakian sekitar satu jam sampai pos 1 dengan trek jalan masih datar dan masih melalui jalan yang cukup lebar bekas kendaraan para penambang pasir yang sebelumnya sudah ditutup. Dari titik pos satu terdapat sebuah pos, yang biasanya terdapat petugas BKSDA yang mendata para pendaki dan menunjukan arah pendakian yang diperbolehkan untuk dilalui.

Setelah pos 1 anda akan memasuki ke area perhutanan yang jalurnya hanya dapat dilalui oleh pejalan kaki. Disana anda akan menemukan sebuah air terjun yang cukup indah dan airnya sangat jernih sehingga dapat diminum. Cocok untuk beristirahat sejenak. Setelah melepas lelah, bersiaplah melanjutkan perjalanan ke trek yang lebih ekstrim, yaitu trek bebatuan yang kemiringannya hampir 70 derajat. Disana disarankan bagi para pendaki agar berhati-hati. Disamping kemiringannya yang cukup ekstrim, disana terdapat jurang sehingga para pendaki wajib waspada. Setelah satu jam berjalan kaki, anda akan sampai di pos 2. Disini tidak ada petugas, hanya sebagai tempat istirahat saja.

Menuju pos 3 dengan trek dengan kemiringan sedang namun seperti padang pasir dan ilalang. Disini jarang sekali terlihat pepohonan, pos berikutnya sekitar setengah jam perjalanan. Disini memang jarang pohon karena Gunung Guntur adalah salah satu gunung api yang aktif. Kemungkinan panas dari gunung membuat pepohonan tidak bisa tumbuh dengan baik. Di pos 3 ini terdapat petugas yang menjaga, anda para personil kembali didata ulang untuk memasuki camping area.

Puncak Gunung Guntur

Perlu diketahui bahwa Pos 3 bukan puncak dari gunung guntur. Untuk menuju puncak, anda harus melewati jalur daki dengan sudut kemiringan yang lebih berbahaya lagi. Apalagi puncak gunung guntur yang gersang dan tandus ini bersuhu panas, di area ini pun tidak diperbolehkan untuk mendirikan tenda dengan alasan berbahaya, salah satunya dari bahaya petir.  Jika para pendaki menginginkan untuk ke puncak, disarankan agar pulang pergi. Bisa pada saat sore dan pagi hari untuk mencari sunrise atau sunset. 

Tiket Masuk

Pada pendakian ini, kebetulan tidak ada biaya masuk, hanya biaya parkir secara sukarela kepada masyarakat setempat. Untuk saat ini pendakian belum ada pungutan atau tiket masuk secara resmi akibat setelah liburan lebaran terjadi pungutan liar yang merugikan para pendaki. Untuk kedepannya, biaya tiket akan ditinjau ulang, dan kemudian pemerintah setempat menetapkan harga tiket resmi. 

 

Aktifitas & Fasilitas

Selain menawarkan perjalanan dengan petualangan seru, disini anda bisa mendirikan tenda, foto selfie dan menikmati pesona garut di malam hari.
Uniknya, di Gunung Guntur terdapat sumber mata air yang bisa langsung diminum. Selain terdapat warung kopi, adapula tempat rental outdoor yang menyediakan alat camping sederhana yang bisa disewa. Bagi pendaki yang tidak membawa peralatan, dapat menyewa dengan harga seperti di bawah ini:

1. tenda kapling 6    Rp.65.000,-
2. tenda kapling 4   Rp.45.000,-
3. tenda kapling 2   Rp.30.000,-
4. flysheet 3x4    Rp.15.000,-
5. senter    Rp.5.000,-
6. hammock    Rp.15.000,-
7. kompor    Rp.15.000,-
8. matras    Rp.5.000,-
9. nesting    Rp.15.000,-

Untuk kenyamanan bersama, disini terdapat ketentuan agar sampah turut dibawa kembali ke pos 1 sebagai bukti bahwa anda tidak buang sampah sembarangan

 

Cecep Lutvi